Pekerjaan 2100 Unit Rumah Di Tolnaku Kabupaten Kupang Tidak Menggunakan Kontraktor Lokal

Bupati Kupang, Korinus Masneno didampingi Ketum FKPP, Eurico Gutteres saat makan adat bersama warga eks timor-timur dan Fatuleu sebagai tanda dibangunnya 2100 unit perumahan
Bupati Kupang, Korinus Masneno didampingi Ketum FKPP, Eurico Gutteres saat makan adat bersama warga eks timor-timur dan Fatuleu sebagai tanda dibangunnya 2100 unit rumah

OELAMASI – Pekerjaan 2100 unit rumah di “Burung Unta” Desa Tolnaku Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang tidak menggunakan kontraktor lokal.

Akan tetapi, bantuan 2100 perumahan untuk warga eks timor-timur dari presiden repoblik Indonesia, Joko Widodo akan dikerjakan 3 BUMN.

Hal ini disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Perumahan Nusa Tenggaran 2, Thobias Resi di ritual adat pelepasan lahan, Sabtu (14/1).

Dikatakan bahwa 3 BUMN yang akan mengerjakan bantuan 2100 unit perumahan tersebut berasal dari PT Adhy Karya, PT Nindya Karya dan PT Brantas Abipraya sedangkan konsultan pengawas Yodya Karya.

Lanjut Resi, Balai Perumahan Nusa Tenggaran 2 hanya mengerjakan 2100 unit perumahan sedangkan fasilitas lainnya, seperti penyiapan lahan, air minum dan fasilitas umum lainnya dikerjakan Balai Cipta Karya Nusa Tenggara 2.

“ Kita dari perumahan hanya kerja 2100 unit rumah saja,” kata Resi.

Dia juga mengatakan bahwa dari Balai Perumahan NT 2 sudah siap untuk mengerjakan bantuan perumahan.

Sampai saat ini, kata Resi sudah ada kontrak kerja dengan penyedia jasa yang mengerjakan 2100 unit perumahan tersebut.

“ Saat ini kami menunggu persiapan lahan dari Balai Cipta Karya NT 2,” Ujarnya.

Jika perssiapan lahan sudah selesai, kata Resi Balai Perumahan Nusa Tenggaran 2 akan langsung mengeksekusi pekerjaan 2100 unit perumahan tersebut.

Sementara itu, salah satu kepala seksi Balai Cipta Karya Nusa Tenggara 2, Reza F Rozi yang dikorfirmasi terkait persiapan lahan pembangunan 2100 unit rumah belum memberikan komentar.

Pekerjaan 2100 Unit Rumah Warga Ucapkan Terima Kasih

Warga eks timor-timur, Venancio Da silva yang dikonfirmasi terkait pembangunan rumah mengatakan dirinya berterima kasih kepada presiden repoblik Indonesia.

Terima kasih atas pembangunan 2100 unit perumahan bagi warga eks Timor-timur.

Dikatakan bahwa dirinya selama ini (24 tahun,red) masih tinggal di kamp pengungsian di Naibonat.

“ Saya berasal dari eks provinsi ke-27 yakni timor timur yang telah tinggal dan menetap di Propinsi NTT selama 24 tahun tapi masih tinggal di Kamp dengan kondisi memperihatinkan,” kata Da Silva.

2100 unit perumahan di kabupaten Kupang yang diberikan presiden Joko Widodo merupakakan perjuangan Ketua Forum Komunikasi Pejuang Timor Timur (FKPTT), Eurico Guterres.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur NTT, Viktor Laiskodat dan Bupati Kupang Korinus Masneno dan Ketua Umum FKPP, Eurico Gutteres serta masyarakat kecamatan Fatuleu yang dengan ikhlas menyerahkan tanah 92,66 hektar.

Sementara warga Kuimasi, Simon Ndeo mengatakan semoga pembangunan rumah di burung unta, Desa Tolnaku berjalan dengan baik dan selesai tepat waktu.

“Harapan saya semua bantuan perumahan ini bisa di terima masyarakat sesuai dengan nama-nama yang di data oleh petugas” pintanya

Lanjut simon, Terimakasih juga ucapankan kepada pak Eurico Guterres karena perjuangan beliau bertemu presiden sehingga bantuan ini bisa di bangun di desa Tolnaku

2100 Unit Rumah Ada Juga Untuk Warga Fatuleu

Untuk Warga Fatuleu sendiri kata Ndeo membuka 2 tangan untuk menenerima warga eks Timor-Timur.

“ Apalagi tadi sudah dilakukan ritual adat, itu merupakan sacral dan menjadi pengikat,” Tegasnya.

Dari 2100 unit perumahan ini lebih dari 1000 unit akan diberikan ke warga eks timor-timur dan 729 unit akan ditempati warga lokal.

Warga lokal ini berasal dari Desa Tolnaku sendiri, Desa Camplon 2, Desa Oebola Dalam dan Desa Kuimasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *