KPU Kabupaten Kupang Sedang Melakukan Proses Seleksi PPS Di 8 Titik

Ketua KPU Kabupaten Kupang, Eliazer Lomi Rihi
Ketua KPU Kabupaten Kupang, Eliazer Lomi Rihi

OELAMASI – KPU Kabupaten Kupang saat ini sedang melakukan proses seleksi Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat Desa/Kelurahan.

Dan, seleksi tertulis untuk PPS sudah dilakukan, 18-22 Januari 2024 akan dilanjutkan ke proses seleksi wawancara.

Hal ini disampaikan Ketua KPU Kabupaten Kupang, Eliaser Lomi Rihi di ruang kerjanya, Kamis (12/1).

Lanjut Ketua KPU, proses seleksi PPS dilakukan sejak 18 November 2023-12 Desember 2023 itu ada beberapa tahapan yang dilalui.

“ Seleksi ini dimulai dari pendaftara, seleksi administrasi, seleksi tertulis dan terakhir seleksi wawancara,” kata Lomi Rihi.

Dikatakan bahwa seleksi tertulis telah dilaksanakan di 24 Kecamatan dan 177 Desa/Kelurahan di Kabupaten Kupang.

Dikatakan lanjut, proses seleksi tertulis dibagi dalam 8 titik, tempat melakukan tes tertulis.

“ Titik pertama itu di Kecamatan Amfoang Timur, titik seleksi ke-2 di Amfoang Selatan, ke-3 di Fatuleu barat, ke-4 di Kupang Timur, titik ke-5 di Amarasi, titik seleksi yang ke-6 di Fatuleu, ke-7 di Nekamese dan titik ke-8 di Semau,” terang Ketua KPU.

Dari 177 Desa/Kelurahan di kabupaten Kupang, proses seleksi tertulis PPS diikuti oleh 1197 peserta.

Dikatakan bahwa semua desa di kabupaten Kupang, semuanya ada peserta yang mencalonkan diri untuk mengikuti seleksi tertulis.

Dikatakan bahwa dalam PKPU dalam masa pendaftaran PPS pertama bila ada desa atau kelurahan yang belum mencapai 2 kali lipat dari kebutuhan dapat dilakukan perpanjangan .

“ Tapi faktanya tidak ada, semua terisi,” Tegasnya.

Kemudian dalam masa perpanjangan pendaftaran tidak ada desa/keluran kosong.

Semua Desa/Kelurahan  ada peserta yang mengikuti proses seleksi atau pesertanya kurang dari kebutuhan yaitu 3 orang maka diperpanjang lagi.

Penilaian KPU Kabupaten Kupang

Untuk penilaian sama seperti PPK KPU tidak menggunakan akumulasi tapi hasil dari seleksi tertulis ini merupakan langkah untuk mengantar peserta calon PPS untuk masuk dalam seleksi wawancara.

Sehingga dalam wawancara tersebut didalam pengambilan keputusan KPU ada pertimbangan-pertimbangan yang dijadikan bahan pertimbangan.

“ Misalnya, soal pekerjaan mereka sekarang, kemudian mantan PPS tentu lebih mempertimbangkan kinerja mereka dimasa yang lalu,” bebernya.

Selain itu, menjadi pertimbangan lainnya dalam proses seleksi PPS, misalkan bekerja diluar desa/kelurahan atau kecamatan lain.

“ Jadi orang yang menjadi PPS harus berada di desa/kelurahan itu dan tidak tinggal di Desa atau kecamatan lain,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *