Bupati Sumba Barat Daya Minta Pengadaan 10 Ekor Kuda Pakai Dana Desa

  • Bagikan
Foto bersama Bupati dan Kepala Desa
Setelah pelantikan, Bupati SBD, Kornelius Kodi Mete dan Ketua PKK, Ny Margaretha Tatik W Mete, Kapolres SBD, AKBP Sigit Harimbawan, SH, S. IK Asisten I Pemkab SBD dan seluruh Kepala Desa pose bersama

TAMBOLAKA, SAFARINTT – Bupati Sumba Barat Daya, Kornelius kodi Mete meminta setiap desa harus memiliki 10 ekor kuda jantan.

Setiap Desa wajib memiliki 10 ekor kuda jantan sehingga saat merayakan pasola ada ratusan ekor sapi yang ikut even.

Untuk itu, Camat, Kepala Inspektorat (Irda), Kepala PMD agar dana pengadaan kuda dianggarkan lewat dana desa.

Hal ini disampaikan Bupati Sumba Barat Daya, Kornelius Kodi Mete saat pelantikan Kades Serentak, Jumat (15/10/2021) di halaman kantor Camat Kodi Utara.

“Camat, Kepala Inspektorat (Irda), Kepala PMD mendengar ya , dana pengadaan ternak Kuda dianggarkan lewat RAPBDES,”pinta Kodi Mete.

Baca Juga:  Bupati SBD Ajak Investor Bangun Hotel Bintang Lima

Anggarkan Dana Desa Untuk Biaya Pendidikan

Kata Kodi Mete, Kades yang baru dilantik juga harus memikirkan desa cerdas dan pintar.

Caranya adalah sekolahkan anak di desa menggunakan dana desa, setiap anak dianggarkan Rp 1 juta.

“Anggarkan dana desa Rp. 1 Juta satu tahun, untuk masing-masing anak,”ujar Bupati.

Kata Bupati Lanjut, Jika di desa hanya 50 yang kuliah maka anggaran yang dibutuhkan hanya Rp 50 Juta.

“ Tambah bantuan beasiswa Pemda SBD serta orang tua anak maka anak tidak terbeban dengan biaya pendidikan,”ujar Dia.

Baca Juga:  Bupati Kodi Mete Titip Keindahan Pero Konda Ke Kades Baru

Selain itu, anak juga dapat menyelesaikan masa kuliah tepat waktu di Perguruan Tingi.

Ketika sudah selesai pulang SBD dan bangun Desa, bangun Kodi dan bangun SBD.

Begitu juga kata Kodi Mete, bagi Kades yang terpilih rangkul dan ajak peserta pesta demokrasi tingkat desa yang kalah untuk berdialog.

Berdiskusi dan dialog membangun desa, libatkan para sarjana yang ada di desa.

Kodi Mete juga meminta untuk BPD harus Sarjana. Terutama ketua BPD itu diwajibkan.

Baca Juga:  Sadis…!!! Warga Sumlili Mengadukan 18 Item Pekerjaan Dana Desa Ke Irda Kabupaten Kupang

“Ketua BPD harus sarjana, walaupun anggota BPD bukan Sarjana, dengan demikian saya yakin rencana pembangunan desa akan maju,”jelas Dia.

Turut hadir dalam pelantikan Kades tersebut, Ketua DPRD Kabupaten SBD Rudolf Radu Holo, Kapolres SBD, AKBP Sigit Harimbawan, SH, S. IK.

Serta Wakil Komandan Batalyon Yon C Pelopor 1 SBD, AKP Sigit Wahyu Afrianto dan Ketua PKK Kabupaten SBD, Ny. Margaretha Tatik  W. Mete,

Hadir juga Asisten I setda SBD, Kristofel Horo, Camat Kodi Utara, Heribertus Dara Hakalolu, Kadis PMD SBD, Dominggus Bulla.

  • Bagikan