Desa Erbaun Kaya Dengan Potensi Alam Butuh Sentuhan Pemerintah

  • Bagikan
Pantai Oesain di Desa Erbaun
Potensi Desa Erbaun, Pantai Oesain yang dapat dikembangkan jadi lokasi Pariwisata

OESAIN, SNDesa Erbaun merupakan sebuah Desa di Kecamatan Amarasi Barat kabupaten Kupang kaya dengan potensi alam yang butuh sentuhan pemerintah.

Desa ini memiliki potensi alam yang luar biasa, seperti eksotika alam pantai yang indah dan lokasi peternakan yang menjanjikan ekonomi masyarakat.

Namun, Desa ini sampai masih jauh perhatian dari pemerintah terutama soal infrastruktur jalan dan air bersih dan infrastruktur pendidikan.

Desa ini, jika memiliki infrastruktur jalan yang bagus tentunya eksotikan alam terutama pinggir pantai dapat menarik wisatawan yang mau berekreasi.

Desa Erbaun memiliki eksotika pantai yang indah, eksotika pantai ini sejauh mata memandang gurun pasir disepanjang pantai.

Baca Juga:  Wabup Kupang Pimpin Rombongan Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia Santuni 14 KK Korban Longsor Di Tunbaun

Dihiasi dengan iringan gelombang yang berputar menambah indahnya lokasi ini.

Dikaji dari sisi wisata, jika pantai wisata Oesain ini dikambangkan maka akan menjadi salah satu sumber pendapatan baik bagi masyarakat maupun bagi pemerintah daerah.

Potensi lainnya yang tidak kalah jauh sebagai sebuah potensi yaitu masalah pakan ternak, lamtoro.

Desa Erbaun memiliki puluhan bahkan ribuan hektar lamtoro sebagai pakan ternak, namun masyarkat desa Erbaun tidak dapat melakukan pengembangan ternak sebab masalah air.

Baca Juga:  Camat Amarasi Barat Lantik Perangkat Desa Erbaun

Air untuk dikonsumsi saja harus berjalan puluhan kilometer untuk mendapatkannya apalagi air untuk ternak.

Camat Amarasi Barat, Kornelis Nenoharan mengakui bahwa Desa Erbaun merupakan desa yang tertinggal di Kecamatan Amarasi Barat.

Desa ini merupakan desa terbelakang dari desa lain di Amarasi barat,”ujar Nenoharan.

Beberapa masyarakat ketika ceritera lepas dengan media ini semuanya mengeluhkan soal infrastruktur jalan.

Bagi mereka, desa Erbaun sampai dengan saat ini masyarakat masig menggunakan jalan milik penjajahan belanda.

Ada Ketimpangan

Adanya ketimpangan pembangunan dengan Desa lain di kabupaten Kupang, NTT bahkan Indonesia secara menyeluruh.

Baca Juga:  Dusun 4 Nonko’U, Desa Erbaun Kecamatan Amarasi Barat Masih Terisolir

“Kita mau dapat air minum saja susah apalagi mau kasih minum binatang,”tutur warga.

Selain itu, warga desa erbaun juga mengeluh soal rusaknya infrastruktur jalan membuat biaya transportasi juga besar.

Dengan mengeluarkan biaya yang besar dapat menjangkau ibu kota Kecamatan apalagi untuk mencapai ibu kota kabupaten kupang dan provinsi.

Biaya yang dikeluarkan lebih besar.

Akibatnya jarang masyarakat untuk keluar mengurus masalah identitas diri berupa KTP dan KK.

“Kita mau pi kantor Camat saja harus kasih keluar 50 ribuh,”ujar sumber lainnya.

  • Bagikan