Pembunuhan Di Homba Pare Polres SBD Tangkap 3 Pelaku Dan 3 Masih Buron

  • Bagikan
Iptu Yohanes E. R. Balla
Kasat Reskrim Polres SBD Iptu Yohanes E. R. Balla

TAMBOLAKA, SN – Pembunuhan di kampung Karara Desa Homba Pare Kecamatan Kodi Utara Polres Sumba Barat Daya (SBD) telah menangkap 3 pelaku dan 3 orang masih buron.

Penangkapan ini berdasarkan keterangan saksi dan Polres SBD bekerja keras dan telah menangkap 3 otak pelaku.

Hal ini disampaikan Kasat Reskrim Polres SBD, Iptu Yohanes  E. R. Balla kepada safarintt.com melalui handphone selulernya, Selasa 17-08-2021.

“ Tersangka pembunuhan di Homba Pare yang  sudah diamankan tiga orang, yakni ,Frans Ndara Kaka, Rofinus Rangga Tena, Bernardus Pati Tuku,”kata Iptu Balla.

Sedang pelaku pembunuhan yang lain, kata Iptu Balla masih buronan dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Pelaku Pembunuhan DPO ada tiga orang, Raymundus Rehi Bokol, Robertus Lota Duhu, David Dita Kanada,”tutur Iptu Balla lanjut.

Baca Juga:  Usai Sertijab, Kasatreskrim Polres Tulungagung Baru : Seperti Apa Tantangannya

Alamat Pelaku Pembunuhan Desa Homba Pare

Semua pelaku pelaku pembunuhan beralamat di Kampung Karara Desa Homba Pare Kecamatan Kodi Utara Kabupaten SBD .

Lebih lanjut dikatakan Kasat Reskrim Polres SBD, saat ini polisi masih mengambil keterangan masing-masing tersangkah pelaku pembunuhan yang telah ditahan.

“ Kita Masih dalami keterangan masing-masing tersangkah pembunuhan sesuai dengan Luka yang ada pada tubuh Korban,”ucap Dia.

Sesuai kronologis pembunuhan, lanjut Kasat Reskrim Kejadian Perkara terkait dengan persoalan lahan batas kebun.

Kemudian terjadi selisih paham dengan korban, saat itu korban (BRK) sempat mengayunkan parang ke salah satu korban lainnya.

“Karena ketidakpuasan anak korban lainnya, akhirnya dengan beberapa Keluarga datang mengejar korban (BRK).

Baca Juga:  Polres SBD Mulai Rekonstruksi Kematian Bruno Rehi Kaka

“Kemudian saat di kebun itu dekat Kampung Karunggu anak-anak korban lainnya menebas dan menyabet leher Korban (BRK) pakai parang,” urai Kasat Reskrim ini.

Keluarga Korban (BRK), Korlina Denja Kodi mengatakan saat Kejadian dirinya menyaksikan secara langsung pembunuhan tersebut.

“ Awalnya korban (BRK, red) menelpon dirinya sekitar pukul 09.00 wita dan mengatakan bahwa Korban (BRK) sedang di kejar oleh mereka,” kata Denja Kodi menirukan kata-kata korban BRK.

Saat di menelpon, terdengar dari suara korban, dirinya seeding berlari sehingga suaranya tersendat-sendat.

Mendengar hal tersebut Denja Kodi berlari dari Desa Kori ke Desa  Homba Pare.

“Saat itu saya melihat jarak 20 meter Bruno Rehi Kaka di keroyok banyak pelaku menghilangkan nyawa saya kenal,”kata Saudara BRK ini.

Baca Juga:  Mantan Kades, Salah satu Pelaku Pembunuhan Bruno Rehi Kaka di Homba Pare

Begitu juga disampaikan saudara kandung Bruno Rehi Kaka, Aloisius Pati Wula mengatakan tidak ada masalah antara korban dan rombongan pelaku.

Almarhum Bruno Rehi Kaka dengan Paulus Pati Dena berbatasan kebun di dekat SD Karara.

Harapan Keluarga Korban

Untuk keluarga semuannya, kata Pati Wula menyerahkan sepenuhnya Kepada pihak Kepolisian sebagai pihak Penegak hukum.

Keluarga meminta agar tidak saja menahan 3 orang pelaku tapi juga segera menangkap dan mengadili 3 buronan.

“ Jujur saja kami sampaikan, kami kwatir ketika mereka belum menyerahkan diri Kepada pihak keamanan, jangan sampai mereka ini ganggu kami terus,” ujar Pati Wula.

  • Bagikan