SMAN 3 Fatuleu Terapkan CAT Dalam Ujian Kenaikan Kelas

  • Bagikan
SMA N 3 Fatuleu
Siswa SMA N 3 Fatuleu mengikuti ujian naik kelas dengan pola Computer Asist Test menggunakan handphone andrid

Oelamasi, SN- Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Fatuleu mulai terapkan Computer Bassed Test (CAT) dalam ujian semester kenaikan kenaikan kelas.

Ujian CAT ini sama seperti ujian nasional yang sering di lakukan ataupun ujian CPNS.

Ujian kelas saat ini menggunakan istilah Penilaian Akhir Tahun (PAT) untuk kelas X dan XI.

Ini di sampaikan Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Fatuleu, Yosef A.T. Kono, Senini (7/6/2021) melalui pesan WhatsApp.

Kono mengatakan SMA Negeri 3 Fatuleu berada di Kabupaten Kupang.

Untuk tahun Pelajaran 2020/2021 Penilaian Akhir Tahun (PAT) berbasis komputer (Computer Bassed Test) perdana untuk kelas X dan XI.

Pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun  berlangsung dari tanggal 3-8 Juni 2021.

“Pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun/Ujian Kenaikan Kelas tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,”kata Kono

tahun ini, kata Dia peserta didik tidak lagi mengerjakan soal-soal dengan cara konvensional menggunakan kertas tetapi menggunakan perangkat komputer (PC), tablet, dan handphone android.

Menurut Kepala Sekolah,  tujuan dilaksanakan  Ujian Kenaikan Kelas secara online yaitu adanya efektifitas dan efisiensi anggaran.

Efisiensi dalam memperbanyak soal-soal, menghemat waktu guru karena guru tidak lagi memeriksa hasil ujian secara manual.

PAT ini soal di analisis oleh sistem,  memudahkan peserta didik dalam mengerjakan soal-soal ujian.

Selain itu, lanjut Kono ini juga merupakan persiapan sekolah dalam menghadapi pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) tahun ini.

“ini juga tersirat manfaat jangka panjang bagi peserta didik yaitu menyiapkan dan menyesuaikan diri dengan tuntutan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,”jelas Kono

Dia berharap agar Pelaksanaan PAT dengan Computer Bassed Test (CBT) ini secara bertahap dapat tercapai kesetaraan kualitas output di kota dan di pedesaan mengingat letak geografis SMA Negeri 3 Fatuleu yang berada di wilayah pedesaan.

Sementara itu salah satu pengajar atau Proktor/teknisi ujian Melkisedek Siki merincikan perangkat yang di gunakan dalam  Pelaksanaan ujian  ini merupakan bantuan pemerintah pusat.

“Perangkat ini terdiri dari 2 unit computer server, 75 unit PC (client) dan  tablet android sebanyak 67 unit,”kata Siki.

Selain itu peserta didik lainnya menggunakan handphone android masing-masing karena total peserta ujian berjumlah 192 orang.

Sebelum pelaksanaan ujian, telah dilakukan ujian simulasi sebanyak dua kali yaitu tanggal 29 dan 31 Mei 2021.

Simulasi ini untuk memastikan kesiapan software dan hardware (server utama, komputer client, android dan seluruh perangkat jaringan yang digunakan).

Walaupun perdana melaksanakan ujian Computer Bassed Test (CBT), kendala-kendala  yang dihadapi dapat diatasi sehingga ujian berlangsung dengan baik.

Pelaksanaan ujian di lakukan 2 shift yaitu shift pagi dan shift siang.

Karena jumlah perangkat tidak mencukupi, pembagian shift ini di lakukan untuk menghindari kemungkinan peserta didik berkerumun di lingkungan sekolah.

Salah seorang peserta didik, Narti Oksafina Poen, mengaku sangat senang karena peserta didik bisa langsung melihat hasil ujian setelah ujian berakhir.

“ Walaupun ada rasa cemas ketika ada pemadaman listrik dari PLN tetapi panitia menyiapkan genset sebagai antisipasi sehingga ujian bisa dilanjutkan,” ujarnya.

  • Bagikan