Hama Tikus Mulai Serang Tanaman Jagung Di Sumba Barat Daya-NTT

  • Bagikan
Hama tikus
Anak-anak Desa Moro Maduyo Kecamatan Kodi Utara sedang memegang jagung yang di serang hama tikus (Foto: William Mali)

TAMBOLAKA -SAFARINTT. COM,- Musim tanam dua, Khsususnya beberapa desa di Kecamatan Kodi Utara kabupaten Sumba Barat Daya kewalahan dalam menangani hama tikus.

Pasalnya, tikus mulai menyerang tanaman jagung baik yang baru di tanam maupun yang sudah siap panen.

Salah satu petani asal Desa Modo Maduyo, Dominggus Deta Mone  yang di temui media, Kamis (24/4/2021)  ini di kebun di Sekitar Danau Waikuri.

Baca Juga:  Petahana Tidak Lolos, Ini Nama-Nama Pendatang Baru Cakades Desa Hoha Wungo

Dominggus mengatakan untuk hasil panen jagung kedua ini petani gagal panen.

Gagal panen sebab, Si raja Tikus merajalela dari kebun-kebun petani dan memakan seluruh tanaman jagung.

Bukan saja tanaman jagung yang baru tumbuh tap juga jagung yang sudah siap di panen.

Lanjut Domiggus, lahan yang di kelolanya ada 1,5 hektar dengan hasil panen sekitar 4 ton.

Tapi, akibat dari Hama tikus hasil panen tidak mungkin mencapai 4 ton ataupun 1 ton.

Baca Juga:  Pilkades Serentak  Kabupaten Sumba Barat Daya Menyisahkan 37 Masalah Di 20 Desa

“ Hasil kerja keras untuk lahan 1,5 ton itu tidak ada hasil,” keluh Dominggus.

Di katakan, tindakan antisipasi yang di lakukan warga selalu bersama-sama setiap saat memburu tikus. Warga memburu tikus dengan menggunakan anjing.

Tapi tindakan warga ini juga tidak membuah hasil, sebab saat warga lengah tikus kembali lagi.

Begitu juga pengakuan warga Desa Moro Maduyo lainnya, mereka mengeluh dengan ulah hama tikus yang menyerang kebun mereka.

Baca Juga:  Desa Onggol Bangun Gedung Bagi Anak PAUD

Saat ini petani tidak berdaya, sebab kemampuan mereka terbatas.

Untuk itu, warga juga Mengharapkan agar ada solusi yang di berikan dinas pertanian kabupaten Sumba Barat daya dalam mengatasi masalah ini.

Hingga berita ini di publikasi, Camat Kodi Utara, Yengo Tada Kawi dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya belum terkonfirmasi.

  • Bagikan