Desa Tablolong Akan Jadi Kampung Bahari Nusantara Pertama Di NTT

  • Bagikan
Laksamana Pratama TNI IG Kompiang Aribawa.   
Laksamana Pratama TNI AL, IG Kompiang Aribawa di dampingi Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe dan Camat Kupang Barat Yusak Ullin saat penyerahan bantuan sembako di Desa Tablolong

OELAMASI, SAFARINTT.COM,- Desa Tablolong Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang akan jadi kampung bahari Nusantara pertama di NTT.

Kampung bahari ini akan di launching pada juni 2020, seperti di sampaikan Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) VII Kupang Laksamana Pertama (Laksma) TNI IG. Kompiang Aribawa di Tablolong, Sabtu (1/5/2021).

Kata Laksamana Pratama TNI IG Kompiang Aribawa Desa Tablolong akan di kembang 5 aspek untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kata Aribawa, kampung bahari yang di bangun di Tablolong agar petani tablolong dapat akan menjadi pengusaha rumput laut.

Untuk menjadi kampung bahari Nusantara pertama di NTT, Pangkalan Utama Angkatan Laut wilayah VII akan kemas 5 aspek.

“ Aspek pertama pendidikan, aspek kedua ekonomi, aspek ketiga Kesehatan, aspek keempat Wisata, aspek kelima pertahanan dan keamanan,” Jelas Laksamana Pratama TNI IG Kompiang Aribawa.

5 Aspek Akan di Kembangkan

Kata Laksamana Pratama TNI IG Kompiang Aribawa 5 kriteria yang akan di kembangkan.

Baca Juga:  SMANSA Amfoang Selatan Ujian Sekolah Tatap Muka

Lanjut Dia, untuk edukasi, model yang di kmbangkan berupa sistem pendidikan internartional.

Selain itu, mahasiswa perikanan dapat melakukan penelitian tentang rumput laut di Tablolong.

Sedangkan untuk bidang Ekonomi, dengan adanya kamung bahari Nusantara di Tablolong dapat meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat pada peningkatan kualitas produksi.

“ TNI Angkatan laut akan cari bibit buat petani rumput laut agar kulitas rumput laut dapat naik,” kata Laksamana Pratama TNI IG Kompiang Aribawa

Begitu juga dari sisi Kesehatan. Fasilitias kesehatan yang ada akan di berikan dan di tingkatkan standar pelayanannya.

Begitu juga dengan sektor Pariwisata dengan adanya rumput laut yang bagus hasilnya bisa jadi bahan wisata.

Aspek keamanan pertahanan, aspek ini soal ketahanan pangan. Melalui pembudidayaan rumput laut di harapkan dapat meningkatkan ketahanana pangan.

Baca Juga:  Kekasih Gelap Mantan TKW dan Dukun Beranak Di Amarasi Timur Berpotensi Jadi Tersangka

Ketahaan pangan Desa Tablolong menjadi jadi kuat karena pengembangan rumput laut. Dan suatu saat Petani rumput laut tablolong menjadi pengusaha rumput laut.

Untuk menuju kampun bahari Nusantara yang akan di launching bulan Juni 2021, maka dalam waktu dekat desa tablolong akan di benahi TNI AL.

Setelah pengresmian kampong bahari Nusantara di Tablolong daerah lain yang akan di kembangkan Sulamu, Flores Timur, Sabu dan Adonara.

Pengembangan kampung bahari Nusantara akan di sesuaikan dengan karakteristik kampung masing-masing.

Penyerahan Paket Sembako TNI AL

Laksamana Pratama TNI IG Kompiang Aribawa juga pada saat itu menyerahkan bantuan kepada korban bencana badai seroja di Desa tablolong.

Paket bantuan yang di serahkan berupa paket sembako, 1 buah genset, 1 buah sensor dan beberpa kg paku seng dan seng.

Bantuan yang di berikan dapat membantu meringankan beban korban badai seroja tropis di Desa Tablolong.

Baca Juga:  Fraksi PDIP Minta Ketua DPRD Kabupaten Kupang Bertanggungjawab Atas Penyerahan Bandara Eltari Ke Kota Kupang

“ Saya sudah sampai di Flotim, Alor, sabu dan Adonara, kondisi di sana sangat berat dari Tablolong,” kata Dia.

Di katakana juga TNI angkatan Laut hadir bersama relawan bencana seroja dan SMTI serta gereja kebenaran injil untuk meringankan sedikit beban.

“ Memang kami tidak bawah banyak tapi dapat meringankan sedikit beban yang ada,” Katanya

Di katakana lanjut, penyerahan bantuan akan di serahkan ke desa dan Camat selanjutnya Desa akan mengatur bantuan tersebut.

Dia juga berharap agar masyarakat korban bencana seroja tidak bersedih dan larut dalam persoalan ini.

Akan tetapi, harus bangkit untuk keluar dari kesusahan yang berkepanjangan.

“ Apa yang kami buat bisa bermafaat bagi bapak ibu dan Bapak /ibu jangan terlalu terlarut dalam badai seroja harus bangkit,” pintanya.

  • Bagikan