“Kantong Kuning” Santuni Korban Badai Seroja di Tablolong

  • Bagikan
Ketua DPRD Kabupaten Kupang
Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas menyerahkan kantong kuning berisi bantuan sembako kepada salah satu korban badai seroja. di saksikan Sekertaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Kupang Leksi Legho dan Tokoh Masyarakat Tablolong Elisa Nadek, Sabtu (24/4/2021)

Oelamasi,safarintt.com,- Kantong Kuning (Ketua Partai Golkar Kabupaten Kupang,red) santuni Korban badai seroja Di Desa Tablolong Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang.

Ada 50 Kepala Keluarga yang di layani oleh Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas.

Pembagian sembako tersebut di lakukan Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Sabtu (24/4/2021) di rumah Elisa Nadek.

Kata Taimenas bencana badai Seroja tidak saja di Tablolong tapi  terjadi di seluruh NTT.

“ Badai ini membuat kita berantakkan, tidak kenal pejabat atau rakyat biasa, badai sapu rata,” kata Taimenas.

Di katakan bahwa dia bersyukur karena rumah aman dari bencana tetapi rumah anak-anaknya rata dengan tanah.

Walaupun anaknya  juga mendapat bencana namun dia lebih memilih melayani masyarakat ketimbang keluarga.

Baca Juga:  Habel Mbate Buang Mic Depan Sekda dan Ketua DPRD Kabupaten Kupang

Sebab, jabatan yang di titipkan padanya merupakan tanggung jawab sebagai pelayan untuk melayani.

“ Saya bilang di saya punya anak, kamu tinggal tahan di bapak punya rumah dulu, bapak lihat keluarga yang kena dampak selesai baru urus kalian punya rumah,” jelasnya.

Di katakan bahwa dia, terlambat ke Tablolong sebab bencana ini merata di kabupaten kupang.

Dia masih mengurus mengunjungi daerah-daerah yang lebih parah ketimbang ke Tablolong.

“ Saya minta maaf datang terlambat di Tablolong karena masih kunjungi beberapa tempat,” kata Ketua DPD II Golkar.

Dia juga mengatakan seluruh kader partai golkar di perintah oleh Ketua DPD I NTT, Melkiades Lakalena untuk mengunjungi semua korban bencana seroja.

“ Kami di perintahkan untuk bantu masyarakat korban bencana seroja,” kata politisi Golkar ini.

Baca Juga:  Camat Kupang Barat Minta Irda Segera Periksa Kepala Desa Tablolong

Lebih lanjut kata Taimenas, bantuan yang di berikan tidak seberapa namun bisa di manfaatkan sebaik mungkin.

“ Apa yang di bawah ini, tidak berarti apa-apa tapi di harapkan agar tidak boleh buat di daerah lain,” Pesan Taimenas

Warga Diharapkan Bersabar

Kata Dia, badai seroja saat ini pemerintah kesulitan dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Kabupaten Kupang dengan kondisi yang luas ini, sehingga masyarakat di harapkan bersabar jika belum mendapatkan bantuan.

Namun yang pasti, semua data yang masuk di perintah kabupaten Kupang tetap di layani.

Dia juga menjelaskan persoalan yang terjadi di Amarasi Barat. Persoalan beras 1 kg, Mie Instant 1 bungkus dan 1 butir telur.

Saat itu, kata Dia, beras yang di bawah ke Amarasi Barat 2,5 ton dan yang terima orang di 5 desa 1 kelurahan.

Baca Juga:  Tidak Kenal Lelah !!! Wabup Kupang Terus Bagi Bantuan Dari Desa Ke Desa Gapai Korban Bencana Seroja

Selain itu, bantuan tersebut di tujukan kepada korban yang ada dalam penampungan.

Tapi tidak ada tempat penampungan korban bencana maka dengan kondisi demikian pemerintah Desa langsung membagi ke warga.

“ Dengan beras 2,5 ton harus bagi 5 Desa dan 1 kelurahan, bagaimana pembagiannya. Dan, bagi itu beras di paksanakan,” kata Taimenas.

Di katakana bahwa akibat bencana ini sidang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) bupati Kupang 2020 batal di lakukan (6/4).

Semua OPD dan DPRD turun ke lokasi bencana untuk melihat kondisi masyarakat dekat.

Namun, kata Taimenas dari cobaan yang datang membuat kita dekat dengan Tuhan.

  • Bagikan