Desa Noha Serahkan Lahan 1 Hektar Dijadikan TPU bagi Korban Covid 19 Di SBD

  • Bagikan
Posko Covid
Ketua Posko covid 19, Matias Jenga dan sekertaris posko Drg.Margaretha Selan sedang ada dalam pertemuan penetapan TPU bagi korban covid 19 yang meninggal

Desa Noha Kecamatan Kodi Utara Kabupaten Sumba Barat Daya menyerahkan lahan 1 hektar untuk dijadikan Tempat Pemakaman Umum (TPU) bagi pasien covid 19. Selain Desa Noha, Desa Limbu Kambepun demikian. Desa Limbu Kambe menyediahkan ½ hektar lahan untuk dijadikan TPU korban covid 19. Di Desa Noha lahan yang disiapkan jauh dari pemukiman warga dan mata air serta lokasi desa ini juga masih luas. Dan, lokasi yang disiapkan di Desa Noha sangat aman. Sehingga, ketika pemakaman pasien covid 19 juga tidak terlalu jauh.

Hal ini disampaikan Camat Kodi Utara, Yengo Tada Kawi kepada media ini, 8 Januari 2021 di kantor Camat Kodi Utara.

Saat ini, di kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) pasien yang terkonfirmasi Covid -19 ada 103 pasien. Tetapi, 93 orang sudah sembuh, 5 lainnya masih menunggu hasil swab dan dalam perawatan di Rumah sakit Reda Bolo dan Rumah Karitas Waitabula. Kegiatan ini bukan sosialisasi tapi untuk mendapatKan kesepahaman, manakala Ada Kejadian kasus kematian Karena Covid-19. Jadi tidak ada penolakan dari Masyarakat jika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal akibat covid 19 akan dikuburkan dengan aturan covid 19. Penguburan secara protokoler kesehatan, sehingga antara Kecamatan dan Kabupaten sudah satu Alur penanganan covid 19.

Baca Juga:  Kasat Pol PP Sebut Kinerja Satgas Covid 19 Kabupaten Kupang Tidak Berjalan

Sementara itu, Ketua satgas Kabupaten Sumba Barat Daya, Matias Jengah mengatakan kehadiran tim satgas di kecamatan Kodi Utara membahas lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU). TPU  Khusus bagi warga yang meninggal terkonfirmasi Covid -19.

“ Karena dulu perna terjadi pada orang yang sudah meninggal sementara hasil SWAB masih di Kupang, masih menunggu hasil, tetapi keluarga Korban menolak Jenasahnya, sehingga kami bingung tempat Penguburannya saat itu, ternyata hasilnya juga di tidak positif. Atas dasar itulah,diadakan pertemuan ini sambil menunggu Perda revisi dan Perbup,” Jelas Matias Jenga.

Baca Juga:  Camat Kodi Utara Minta Cakades Kendalikan Pendukung

Saat ini, direncanakan TPU di Delapan Kecamatan yang sudah masuk kategori zona Merah. 8 Kecamatan ini akan dibangun TPU, namun sebelum dibangun harus dibicarakan dengan pihak kecamatan.

“Covid 19 Di Wilayah SBD meningkat setiap saat, angka tertinggi ada di Kecamatan Wejewa Barat, jumlahnya saya lupa tapi yang jelas angka tertinggi ada di Sana Tutur Ketua Posko Covid-19 SBD.

Baca Juga:  DPRD Tulungagung Di Vaksin Covid-19 Tahap Pertama

Sementara Sumba Barat Daya yang terkonfirmasi Covid -19 ada 103 pasien, tetapi 93 sudah sembuh dan 5 orang masih dalam perawatan di Rumah sakit Reda Bolo dan Rumah Karitas Waitabula.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut,  selain ketua Posko covid 19, Matias Jenga, Sekretaris Posko covid 19, Drg.Margaretha Selan, Camat Kodi Utara Yengo Tada Kawi ada juga  Danramil SBD, Kapolsek Kodi Utara, Danki Brimob SBD,Sekcam Kodi Utara dan 21 Kepala Desa di Kodi Kodi Utara.

  • Bagikan