Sarjana Pelopor pembangunan di Kabupaten Sumba Barat Daya apel perdana di Kantor Bupati

Tambolaka- Dengan tetap Mengikuti protokoler Kesehatan serta menjaga jarak dan menggunakan Masker, Sarjana pelopor pembangunan mengikuti apel perdana di Kabupaten Sumba Barat Daya. Dalam apel perdana tersebut Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya dr.  Kornelius Kodi Mete secara tegas menyampaikan ke peserta agar sarjana Pelopor Pembangunan dapat melihat berbagai fenomena yang ada di desa.

“ Ada banyak persoalan yang terjadi di 173 Desa, sehingga saya menegaskan bahwa kehadiran sarjana di Desa untuk mengeluarkan Rakyat dalam lingkaran Kemiskinan, memfasilitasi Masyarakat untuk meningkatkan perekonomian, memberikan solusi bagi masyarakat Yang belum Cerdas menjadi Cerdas, memfasilitasi pemerintah Desa untuk mendata potensi-potensi di Desa dan tidak terlepas dari Program 7 Jembatan Emas,” Kata Kodi Mete Senin 3 Agustus 2020 pada Apel perdana tersebut.

Lanjutnya dalam menjalankan tugas di Desa ada begitu banyak persoalan yang di hadapi tetapi jadilah sarjana yang membawa perubahan di Desa yang dapat mengatasi setiap persoalan dengan berpedoman pada Desa Bercahaya harus mendata keluarga miskin yang belum tersentuh peneranangan, Desa berkecukupan pangan harus pastikan bahwa masyarakat tersebut punya kesedian pangan untuk bertahan hidup sampai pada panen berikutnya dan sarjanalah yang memberikan arahan cara bercocok tanam untuk memperoleh hasil yang memuaskan, sarjana juga harus mendampingi masyarakat yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), Sarjana juga harus mendampingi masyarakat yang tidak Cerdas menjadi Cerdas, yang belum memahami cara hidup bersih dan sehat agar menjadi masyarakat yang tau hidup bersih dan sehat.

Kodi Mete menegaskan bahwa sarjana harus menjadi pelopor di masyarakat menjadikan Desa keluar dari ketidak nyamanan menjadi Desa yang aman  dan tenteram, Desa pariwisata bagi Desa yang yang ada di pesisir di butuhkan peran dari Sarjana untuk melestarikan Potensi pariwisata yang ada di Desa agar pendapatan masyarakat tersebut bisa meningkat tuturnya. Demi mencapai dan menyukseskan semua Program untuk masyarakat keluar dari kemiskinan seorang Sarjana pelopor harus Kerja, kerja, kerja dan kerja dari semua yang saya sampaikan adalah Tugas pokok Sarjana pelopor tuturnya. (Wiliam )

Baca Juga:  Wakil Bupati Kupang : Penyertaan Modal 6,5 M Sogok DPRD Kabupaten Kupang Berapa?

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia